03
Jan
08

WAJIB BELAJAR TIDAK TUNTAS

Meski menurut perhitungan Depdiknas Wajib Belajar 9 tahun hampir tuntas berdasarkan Angka Partisipasi Kasar (APK), namun kenyataan di lapangan menunjukkan masih jauh dari tuntas. Kemiskinan menjadi salah satu faktor utama menuntaskan wajar tersebut. Meskipun pemerintah menyediakan “sekolah gratis” bagi keluarga miskin tetap belum tentu mampu mengakses pendidikan, karena masih banyak biaya lain yang harus disiapkan, seperti transport dan pakaian. Jadi upaya menuntaskan wajib belajar harus dimulai dari mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Mengentaskan kemiskinan itu sendiri bukanlah menjadi tanggung jawab depdiknas walaupun sama-sama tanggung jawab pemerintah…rasanya sampai sekarang tidak ada sinkronisasi kebijakan pemerintah untuk mengatasi kedua hal ini, atau jalan masing-masing. Mungkinada usulan atau pemikiran tentang solusi untuk kedua hal ini?



%d blogger menyukai ini: